Webinar Nasional Ke-5 FISIP Universitas Lampung Bekerja Sama Dengan Rumah Komunikasi Mengangkat Tema “Komunikasi Digital dan Kosekuensi Etisnya”.

Bandar Lampung – Kerjasama antara FISIP Universitas Lampung dengan Rumah Komunikasi dalam seminar nasional mengusung tema “Komunikasi Digital dan Konsekuensi Etisnya”, berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2020 pukul 10.00 – 12.00 ini, menghadirkan pengajar pascasarjana komunikasi UI dan pemerhati komunikasi digital Dr. Firman Kurniawan, M.Si dan pengajar jurusan komunikasi FISIP Universitas Lampung Toni Wijaya, M.A.

Tema komunikasi digital dan konsekuensi etisnya ini diangkat karena saat ini pertumbuhan pengguna teknologi komunikasi sangat pesat di masyarakat sehingga menimbulkan akibat dari penggunaan teknologi informasi tersebut. Acara ini berlangsung melalui platform digital streaming aplikasi pertemuan daring(zoom) dan disiarkan juga melalui youtube live stream Fisip Universitas Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang dari berbagai kalangan. Dalam pemaparannya, Firman Kurniawan menggambarkan data-data terkait penggunaan teknologi informasi di Indonesia dan dunia. Lebih lanjut, penulis buku Digital Dilemma ini  menguraikan tentang perubahan perilaku masyarakat akibat pemanfaatan teknologi informasi yang terjadi saat ini.

Selain itu, pengajar komunikasi FISIP Universitas Lampung, Toni Wijaya menggambarkan tentang kesenjangan antara perilaku masyarakat yang terjadi di dunia nyata dengan perilaku masyarakat yang terjadi di dunia maya. Hal ini tidak jarang menimbulkan konflik antar masyarakat di dunia nyata. Menurut Toni, etika dalam konsepnya berlaku secara universal, artinya etika kita dalam kehidupan tatap muka layak kita terapkan di kehidupan dunia maya juga. Sehingga hal ini diharapkan dapat mencegah kita terhindar dari konsekuensi etis dan konsekuensi hukum yang berlaku di dunia maya.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penyelenggaraan webinar FISIP Unila ini adalah Perguruan Tinggi memiliki peranan penting dalam upaya peningkatan literasi terhadap masyarakat dalam menghadapi perkembangan digitalisasi informasi sehingga diharapkan masyarakat dapat dengan bijak melakukan aktifitas dengan perangkat teknologi informasi.