Dosen FISIP Unila berpartisipasi dalam kegiatan 29th international scientific conference “National minorities, migration and security” di Pulau Brijuni, Croatia pada tanggal 8-10 September 2025.
International scientific conference “National minorities, migration and security” merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan the Center for International and Security Studies Universitas Zagreb.
Dalam International scientific conference tersebut, kedua dosen FISIP Unila menyampaikan presentasi pada panel yang berbeda. Prof. Dr, Ari Darmastuti, M.A dari Jurusan Pemerintahan menyampaikan paparan dalam Panel Contemporary Security Challenges. Sementara itu, Dr, Arie Fitria, M.T., DEA dari Jurusan Hubungan Internasional menjadi pembicara pada dua panel, yakni Panel National Minorities in Democratic Societies dan Panel Migration and Migration Policies.
Di sela-sela acara, kedua dosen FISIP Unila beserta peserta lainnya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Museum Foto Izložba Josip Broz Tito yang terletak di Pulau Brijuni. Di antara koleksi museum tersebut, terdapat foto Ir. Soekarno dan Soeharto. Keberadaan foto Presiden Pertama dan Presiden Kedua Republik Indonesia tersebut menunjukkan hubungan erat antara kedua negara di masa lalu. Bahkan, menurut penuturan pemandu wisata, gagasan Non Blok tercetus di Pulau Brijuni. Kedua dosen FISIP Unila pun kembali ke tanah air tidak hanya membawa pengalaman akademik, tetapi juga mendapatkan pengetahuan terkait kegiatan diplomasi Indonesia di manca negara, khususnya Yugoslavia. (AF)



