Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Lampung (Unila) bersama Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) menggelar Kuliah Tamu Internasional bertema Propaganda Selebriti di Gedung A Lantai 1 FISIP Unila, Selasa (19/05).
Kegiatan ini menghadirkan pembicara internasional dan akademisi untuk membahas pengaruh selebriti dalam membentuk opini publik melalui media digital. Hadir sebagai narasumber yakni Assistant Professor bidang Political Communication dan Image Management dari Zagreb University, Nikolina Borcic, Ph.D., kemudian Prof. M. Reevany Bustami dari Centre for Policy Research and International Studies USM Malaysia, serta dosen Ilmu Komunikasi Unila Dr. Feri Firdaus, S.I.Kom., M.A.
Dalam pemaparannya, Nikolina menyoroti bagaimana media sosial telah menjadikan figur publik memiliki pengaruh besar terhadap cara masyarakat memandang suatu isu. Menurutnya, banyak selebriti membangun citra tertentu untuk menarik perhatian publik sekaligus memperkuat pengaruh mereka di ruang digital.
“Banyak selebriti berpura-pura terlihat autentik karena mereka ingin mendapatkan lebih banyak uang, lebih banyak pengaruh, dan perhatian,” ujar Nikolina saat menyampaikan materi.
Ia juga menekankan pentingnya literasi media di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, perlu memahami pola komunikasi serta strategi di balik konten media sosial agar tidak mudah menerima pesan secara mentah.
“Literasi media adalah hal yang paling penting hari ini. Anak-anak muda juga perlu belajar tentang dampak media sosial dalam kehidupan kita,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Unila berharap mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang lebih kritis terhadap fenomena komunikasi digital, khususnya terkait peran selebriti dan media sosial dalam membentuk opini publik di era digital. (TMF).

