Pembukaan Joint Summer School 2023

  • Post author:
  • Post last modified:2023-09-12

Pada Senin (11/09), Joint Summer School 2023 resmi dibuka di University of Zagreb, Kroasia. Program Joint Summer School 2023 ini merupakan program kerjasama empat universitas, yaitu FISIP Universitas Lampung, Faculty of Political Science – University of Zagreb, Universitas Warmadewa, dan Vern University.

Pembukaan Joint Summer School 2023 diselenggarakan secara hybrid di University of Zagreb dengan mengundang berbagai civitas akademika dari ke-empat universitas dan stakeholders lainnya, seperti Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kroasia, Menteri Luar Negeri Republik Kroasia, Duta Besar Republik Kroasia untuk Republik Indonesia, dan Direktur Konrad-Adenauer-Stiftung.

Acara Join Summer School 2023 dibuka dengan Opening Remarks oleh Menteri Luar Negeri Kroasia, H.E Gordan Grlić Radman. Beliau mengatakan bahwa Joint Summer School 2023 tidah hanya kerjasama antar universitas, namun juga untuk memperdalam hubungan antar kedua negara. Secara lebih lanjut, H.E Gordan Grlić Radman mengungkapkan harapannya atas kerjasama di bidang pendidikan antara Kroasia dan Indonesia dapat melibatkan lebih banyak universitas di kedua negara. Harapan akan penguatan kerjasama dalam bidang pendidikan ini juga dikemukakan oleh Duta Besar Republik Kroasia untuk Republik Indonesia, Dubes Nebojša Koherević, dalam sambutannya.

Atas persiapan yang tidak mudah dalam penyelenggaraan Joint Summer School 2023, dalam sambutannya, Dekan FISIP Unila juga mengucapkan terima kasih untuk upaya yang telah dilakukan dan pelayanan yang diberikan kepada delegasi FISIP Unila selama berada di Kroasia. 

Acara pembukaan kemudian disambung dengan pemaparan tentang Kroasia oleh invited lectures, Merijana Grbeša Zenzerović, dan diskusi panel dengan tema “Digital Transformation”. Adapun diskusi panel tersebut dimoderatori oleh Prof. Lidija Kos-Stanišić dengan 4 orang pemateri, yaitu Dedy Hermawan (Tourism policy and Digitalization: Lesson from Lampung Province), Hrvoje Jakopović (Digital communication in Croatian tourism), I Ketut Putra Erawan (Digital Transformation in Indonesia: Challenges and Policy) dan Matea Stanić (Artificial intelligences as the digital technology of the future). (nib/red)