Mahasiswa FISIP Unila Bersuara Bersama Komunitas GenderVoices: Pecahkan Stereotip, Bangun Kesetaraan

  • Post author:
  • Post last modified:2023-11-21

Bandar Lampung – Sekelompok mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP Unila mengambil peran proaktif dengan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kampanye “Bersuara Bersama” bersama Komunitas GenderVoices. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk memecahkan stereotip gender dan membangun kesetaraan, dengan harapan dapat mendukung pencapaian SDGs yang berkaitan dengan kesetaraan gender.

Kampanye yang dilakukan oleh komunitas GenderVoices ini berfokus pada tiga permasalahan krusial yaitu pemaknaan warna terhadap suatu gender di Indonesia, catcalling terhadap laki-laki, dan budaya patriarki.

Kampanye “Bersuara Bersama” ini dilakukan melalui sosialisasi yang melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas di Unila dengan menyuarakan kesetaraan gender di lingkungan Unila serta memfasilitasi ‘Dairy Minvoice’ sebagai media untuk sobat Minvoice (sebutan bagi audiens kampanye ini).  Kampanye ini menekankan pentingnya peran aktif dalam memerangi stereotip gender sebagai salah satu fondasi bagi kesetaraan. Lebih lanjut, salah satu pendiri komunitas, Muhammad Fakhri Farros, mengungkapkan, “Kami yakin bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menggali solusi untuk masalah-masalah sosial, termasuk ketidaksetaraan gender. Bersama GenderVoices, kami berupaya menciptakan ruang dialog yang positif dan inspiratif serta menggugah kesadaran akan pentingnya memecahkan stereotip gender dalam mencapai SDGs.”

Komunitas GenderVoices bersama mahasiswa menyusun rencana aksi lanjutan untuk menjaga momentum perubahan yang telah dimulai. Melalui kolaborasi yang kuat antara komunitas ini dan mahasiswa, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, setara, dan inklusif, sejalan dengan visi SDGs.

Selain itu, tim GenderVoices juga melakukan kampanye melalui media sosial instagram.Kampanye melalui media sosial ini juga bertujuan untuk menaikkan hastag #WeAreEqual.