Bandar Lampung (10/11/25) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) mengambil peran kunci dalam mengawal implementasi Kurikulum 2025 yang telah disahkan melalui Peraturan Rektor. Kurikulum baru yang bertajuk Kurikulum Berdampak ini menjadi landasan strategis Unila menuju Kampus Unggul dan Berkelanjutan.
Peran aktif FISIP Unila ditunjukkan dengan kehadiran dua pejabat utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unila hari ini:
- Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si. (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FISIP Unila)
- Dr. Dian Kagungan, S.H., M.H. (Ketua Tim Pengembang Kurikulum FISIP Unila)
Kurikulum 2025: Fokus pada Dampak Nyata
Prof. Dr. Noverman Duadji, M.Si., menjelaskan bahwa Kurikulum 2025 merupakan hasil evaluasi, revisi, dan revitalisasi menyeluruh sebagai respons tantangan perkembangan dan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis.
“Kurikulum ini bukan sekadar pembaruan dokumen, tapi adalah pergeseran pola pikir. Di FISIP, kami memastikan proses pembelajaran hingga luaran (output) harus memberikan dampak nyata. Ini sejalan dengan visi Unila yang menetapkan semua program, anggaran, dan kegiatan wajib support pada IKU Berdampak,” tegas Prof. Noverman.
Kurikulum Berdampak ini menuntut adanya luaran yang terukur, sehingga Indikator Kinerja Utama (IKU) institusi juga bertransformasi menjadi IKU Berdampak.
Komitmen FISIP dalam Pengembangan Kurikulum
Sementara itu, Dr. Dian Kagungan, S.H., M.H., memimpin timnya untuk menerjemahkan kebijakan Rektor ke dalam rencana operasional di tingkat fakultas.
“Dengan telah disahkannya melalui Peraturan Rektor, Kurikulum 2025 ini memiliki payung hukum yang kuat. Tugas kami di FISIP adalah memastikan setiap Program Studi—mulai dari Sosiologi, Ilmu Komunikasi, hingga Ilmu Pemerintahan—siap mengadaptasi dan menerapkan kurikulum ini, sehingga lulusan kita benar-benar siap berdaya saing dan menciptakan dampak positif di masyarakat,” jelas Dr. Dian.
Kehadiran pimpinan dan tim pengembang kurikulum FISIP Unila dalam Rakor LPMPP ini menunjukkan komitmen tinggi fakultas untuk menjadi motor penggerak transformasi akademik. Diharapkan implementasi Kurikulum 2025 dapat memperkuat posisi FISIP Unila dalam mencetak lulusan unggul yang memiliki relevansi tinggi di kancah nasional maupun global.

