Bandar Lampung, 2 Juli 2025 – Program Studi Doktor Studi Pembangunan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), hari ini menyelenggarakan lokakarya kurikulum yang strategis. Acara ini merupakan wujud nyata komitmen program studi dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penciptaan lulusan yang mampu memberikan dampak signifikan bagi pembangunan.
Lokakarya dibuka dengan arahan kunci dari Dekan FISIP Unila, Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Anna menegaskan urgensi lokakarya ini sebagai landasan untuk terus mengukuhkan kualitas program studi. “Penyelenggaraan lokakarya kurikulum ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di Program Studi Doktor Studi Pembangunan,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya peran kampus dalam menghasilkan inovasi dan pemikiran yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Visi “kampus berdampak” menjadi landasan utama bagi pengembangan kurikulum yang relevan dan responsif terhadap tantangan zaman.
Jalannya lokakarya dan diskusi dipandu secara cermat oleh Dr. Barthoven Vivit, M.A., Kepala Program Studi Doktor Studi Pembangunan. Dengan kepiawaiannya, Dr. Vivit berhasil menciptakan suasana diskusi yang interaktif dan konstruktif, mendorong setiap peserta untuk berkontribusi aktif dalam perumusan kurikulum yang lebih baik.
Sementara itu, Prof. Daniel Daud Kameo, S.E., M.A., Ph.D., hadir sebagai narasumber utama. Dengan kepakaran dan pengalaman akademiknya yang luas, Prof. Daniel memaparkan berbagai perspektif dan tren terbaru dalam pengembangan kurikulum studi pembangunan di tingkat doktoral. Pemaparannya menjadi inspirasi berharga bagi para peserta untuk merancang kurikulum yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan tuntutan pembangunan berkelanjutan.
Lokakarya ini dihadiri oleh jajaran lengkap civitas akademika Program Studi Doktor Studi Pembangunan, termasuk para profesor senior dan doktor yang merupakan dosen pengampu mata kuliah. Kehadiran mereka memastikan bahwa setiap aspek kurikulum dibahas secara mendalam dari berbagai sudut pandang keilmuan. Tidak hanya itu, komitmen terhadap relevansi dan dampak juga tercermin dari kehadiran berbagai pihak stakeholder lainnya, termasuk para alumni Program Studi Doktor Studi Pembangunan dan perwakilan dari instansi asal mereka. Keterlibatan aktif dari para alumni dan stakeholder ini sangat krusial dalam memastikan bahwa kurikulum yang dihasilkan sejalan dengan kebutuhan pasar kerja dan tantangan pembangunan di lapangan.
Lokakarya kurikulum ini diharapkan akan menghasilkan rumusan kurikulum yang lebih kokoh, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, Program Studi Doktor Studi Pembangunan FISIP Unila semakin siap untuk mencetak para intelektual dan praktisi pembangunan yang unggul, mampu berkontribusi secara signifikan dalam memecahkan berbagai persoalan kompleks di tingkat lokal, nasional, hingga global.

