You are currently viewing Workshop “Applied Mixed Methods for Social Research Design” Fokus pada Penguatan Kapasitas Mahasiswa Pascasarjana

Workshop “Applied Mixed Methods for Social Research Design” Fokus pada Penguatan Kapasitas Mahasiswa Pascasarjana

  • Post author:
  • Post last modified:2025-06-23

Bandar Lampung, 21 Juni 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) kembali melanjutkan kegiatan Workshop “Applied Mixed Methods for Social Research Design” pada Sabtu, 21 Juni 2025. Sesi hari kedua ini secara khusus diikuti oleh mahasiswa program Magister dan Doktoral FISIP serta Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Lampung yang memiliki minat dalam pengembangan desain riset sosial berbasis pendekatan metode campuran (mixed methods).
Workshop lanjutan ini menghadirkan kembali Prof. Ashok Das, Ph.D., Direktur Department of Urban and Regional Planning (DURP), University of Hawai’i, Mānoa, Amerika Serikat, sebagai narasumber utama. Kegiatan berlangsung secara intensif di Ruang Pepadun, Gedung A FISIP Unila, dengan kombinasi sesi teori dan praktik langsung.
Dalam paparannya, Prof. Ashok menekankan pentingnya kompetensi metodologis bagi peneliti tingkat lanjut, khususnya dalam menghadapi kompleksitas persoalan sosial kontemporer. Ia mengajak para mahasiswa pascasarjana untuk lebih berani mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif dalam satu kerangka analisis yang terpadu.
Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mendiskusikan rancangan proposal penelitian mereka secara langsung dengan Prof. Ashok. Sesi ini menjadi sangat interaktif, di mana para mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan dan tantangan dalam menyusun desain riset yang kuat secara konseptual dan metodologis.
Workshop hari kedua ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama internasional antara FISIP Unila dan University of Hawai’i, Mānoa, dalam mendukung peningkatan kualitas riset akademik di lingkungan Universitas Lampung. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal bagi pembentukan komunitas riset pascasarjana yang unggul dan berdaya saing global.