BANDAR LAMPUNG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi besar di Aula Gedung A.1.1 FISIP pada Senin (10/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Agenda utama ini dihadiri oleh jajaran Dekanat, seluruh dosen, serta Tenaga Kependidikan (Tendik) di lingkungan FISIP Unila.
Rapat ini mengintegrasikan tiga agenda krusial sekaligus, yaitu Evaluasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Semester Genap TA 2025/2026, Sosialisasi Pelaksanaan Tri Dharma Semester Ganjil TA 2026/2027, serta momen emosional pelepasan dosen purnabakti.
Evaluasi Ketat dan Kesiapan Semester Baru
Dalam sesi evaluasi Semester Genap 2025/2026, Dekan beserta jajaran Wakil Dekan memaparkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) fakultas, kinerja pengajaran, hasil riset, serta realisasi pengabdian masyarakat yang telah berjalan.
Memasuki agenda kedua, pihak dekanat mensosialisasikan teknis pelaksanaan Tri Dharma untuk Semester Ganjil TA 2026/2027. Sosialisasi ini menekankan pada optimalisasi metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan sistem akademik digital, serta mendorong dosen untuk meningkatkan kolaborasi riset internasional dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung pada publik.
Pelepasan Purnabakti Dua Tokoh Besar FISIP Unila
Momen paling khidmat dalam acara ini terjadi saat prosesi pelepasan purnabakti dua tokoh akademisi senior yang telah menorehkan sejarah emas bagi perkembangan kampus, yaitu Dra. Ida Nurhaida, M.Si. dan Drs. Ikram, M.Si.
- Dra. Ida Nurhaida, M.Si. (Dosen Senior Ilmu Komunikasi)
Beliau merupakan srikandi kepemimpinan kampus yang mencatatkan sejarah sebagai Dekan perempuan pertama di FISIP Unila (periode 2020–2024). Di bawah arahannya, FISIP Unila berhasil memulai inisiasi akreditasi internasional FIBAA untuk tiga program studi S-1 serta merombak sistem layanan publik fakultas melalui Zona Integritas. - Drs. Ikram, M.Si. (Dosen Senior Sosiologi)
Seorang pakar Sosiologi Pedesaan yang telah mengabdi selama lebih dari 37 tahun sejak 1989. Beliau dikenal luas atas kontribusi risetnya mengenai anatomi konflik sosial di Lampung serta dedikasinya dalam memperkuat kemampuan metodologi riset kuantitatif tingkat lanjut bagi para peneliti muda di Unila.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan cenderamata dari pihak fakultas kepada kedua tokoh purnabakti tersebut, diiringi tepuk tangan penghormatan dari seluruh rekan sejawat dosen dan tenaga kependidikan yang hadir. Pihak fakultas menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah membentuk fondasi akademik FISIP Unila hingga menjadi salah satu fakultas unggulan saat ini.
