Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) welcome dinner sambut Dekan FISIP BKS PTN Barat, 16 April, Kamis Malam.
Sebagai salah satu rangkaian awal kegiatan sebelum Seminar Nasional dan Rapat Kerja BKS PTN Barat bidang Ilmu Sosial
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unila, Profil Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, Dekan FISIP Unila Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., serta Ketua Koordinator BKS PTN Barat bidang sosial Dr.Jendrius bersama para dekan, wakil dekan, dosen, dan delegasi BKS PTN Barat.
Dekan FISIP Unila Prof, Anna Gustina Zainal menyampaikan bahwa welcome dinner ini menjadi momen penting untuk menyambut para tamu sekaligus mempererat kebersamaan antar dekan yang tergabung dalam BKS PTN Barat sebelum memasuki agenda utama pada esok hari, Jum’at 17 April.
Anna mengaku bangga karena FISIP Unila kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah beberapa tahun, sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan institusi dalam mendukung kegiatan nasional.
“Sejak kemarin kami sudah menyambut kehadiran para delegasi. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar dekan fisip.
Sementara itu, Ketua Koordinator BKS PTN Barat bidang sosial, Jendrius, menjelaskan bahwa forum ini bertujuan memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi, tidak hanya dalam bentuk diskusi, tetapi juga melalui program nyata.
Menurutnya, berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari kerja sama akademik, kompetisi mahasiswa, hingga pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa secara langsung.
Di sisi lain, Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng. menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi dan berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berkesan.
Ia juga menyebut welcome dinner kali ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya digelar di luar ruangan dengan suasana santai dan kebersamaan.
“Kami berharap Bapak Ibu dapat menikmati suasana kebersamaan di Universitas Lampung serta membawa kenangan indah selama berada di Lampung,” ujarnya. (Taufik Hidayah)

