You are currently viewing Dari Kampus ke Dunia Profesional: Mahasiswa HI Unila Serap Pengalaman Langsung dari HR Expert dan Alumni

Dari Kampus ke Dunia Profesional: Mahasiswa HI Unila Serap Pengalaman Langsung dari HR Expert dan Alumni

  • Post author:
  • Post last modified:2026-06-08

Bandar Lampung – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Workshop Persiapan Karir bertajuk “Membangun Kompetensi dan Kesiapan Mahasiswa Menuju Dunia Profesional” pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung E.4.1 FISIP Unila ini diinisiasi sebagai langkah nyata universitas dalam membekali calon lulusan dengan kompetensi strategis guna menghadapi dinamika dunia kerja yang kompetitif.

Workshop ini menghadirkan jajaran praktisi ahli dari berbagai sektor, mulai dari manajemen sumber daya manusia, organisasi internasional, hingga industri swasta nasional. Istimewanya, dua dari tiga narasumber yang hadir merupakan alumni berprestasi dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unila.

Relevansi Ilmu Sosial di Pasar Kerja Modern

Sebagai pembuka, Albert Hutur Franklyn, S.I.P., CHRM, seorang profesional di bidang Certified Professional Human Resource Management (CPHRM), memaparkan materi mengenai peluang dan tantangan lulusan perguruan tinggi di tengah situasi masa sekarang. Albert mematahkan stigma lama mengenai serapan kerja lulusan ilmu sosial. 

“Ilmu politik dan hubungan internasional adalah dua jurusan yang paling tidak diminati pada zaman dahulu, namun nyatanya dua jurusan ini yang paling banyak mendapatkan pekerjaan pada saat ini,” ujar Albert.

Ia menekankan bahwa kunci utama meniti karir di tengah krisis adalah kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi korelasi antara disiplin ilmu mereka dengan kebutuhan industri, serta keberanian untuk mengisi celah kompetensi (gap) yang ada di pasar kerja. 

Menembus Karir Global dan Membangun Narasi Diri

Perspektif karir internasional dihadirkan oleh Wulan Bella Santika, alumni Jurusan Hubungan Internasional Unila yang kini sukses meniti karir sebagai Partnership Associate pada UNFPA Asia and the Pacific Regional Office. Wulan menggarisbawahi bahwa communication skill, critical thinking, serta kemampuan beradaptasi dalam tim lintas budaya (cross-cultural teamwork) merupakan pilar utama yang dicari oleh komite PBB maupun lembaga internasional.

Kepada para juniornya, Wulan mengingatkan bahwa membangun karir adalah proses bertahap yang membutuhkan konsistensi, sehingga tidak semua hal harus sempurna sejak awal. “I’m not an expert, aku cuma udah lebih duluan aja dari kalian,” ungkap Wulan secara reflektif.

Ia mengajak mahasiswa untuk mulai membangun rekam jejak dan narasi diri sejak dini (start building your story from now). Menurutnya, latar belakang ilmu sosial dan hubungan internasional merupakan kekuatan besar (great strength) karena membiasakan mahasiswa mempelajari banyak hal sehingga mampu beradaptasi dengan cepat di berbagai lingkungan baru. 

Akselerasi Karir di Sektor Swasta

Melengkapi kesiapan mahasiswa, Theresia Cassandra Saka V., yang juga merupakan alumni Jurusan Hubungan Internasional Unila dan kini berkarir di PT Eratel Prima, membagikan strategi taktis dalam menghadapi dunia kerja swasta. Theresia menekankan pentingnya penguasaan kemampuan komunikasi yang baik sebagai modal awal agar karyawan diberikan kesempatan untuk meningkatkan keahlian mereka (upgrade skill).

Ia menyarankan para fresh graduate untuk memanfaatkan program jalur cepat seperti Management Development Program (MDP) guna mempercepat jenjang karir di perusahaan. 

“Jangan terlalu fokus pada kekurangan dan kelebihan. Selama Anda merasa pekerjaan itu seru dan membuat anda tertarik, tidak perlu khawatir akan hasil akhirnya,” jelas Theresia.

Komitmen Unila Terhadap Mutu Lulusan Kehadiran para alumni yang telah sukses berkiprah di kancah nasional dan internasional ini menjadi bukti nyata mutu lulusan Universitas Lampung. Pelaksanaan workshop ini menjadi komitmen konkret FISIP Unila dalam menjembatani teori akademik dengan realitas praktis di dunia kerja. Melalui pembekalan mental, strategi komunikasi, dan pemetaan karir yang matang, Unila optimistis para lulusannya mampu bertransformasi menjadi tenaga kerja profesional yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi di berbagai sektor publik maupun korporasi. (TMF)